Menu Close

Informasi Seputar Operasi varises Dari SehatQ.com

Operasi varisis bertujuan menutup atau mengangkat vena yang bermasalah

Varises vena merupakan sebuah keadaan dimana pembuluh baik alias vena mengalami pembesaran dan terbelit pada kaki kita. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh faktor genetik, namun keadaannya bisa bertambah parah ketika masa kehamilan ataupun ketika mengikuti kegiatan dan aktivitas yang membuat kita harus berdiri dalam waktu yang lama. Sementara itu, pembuluh darah di kaki kita juga memiliki katup satu arah yang berguna untuk membantu aliran darah untuk kembali ke jantung. Apabila katup tidak bekerja dengan baik, maka darah akan mengalir pada jalur yang salah sehingga menyebabkan adanya varises.

Untuk menangani gejala dan mencegah adanya komplikasi yang disebabkan oleh varises, kita bisa mendapatkan tindakan medis berupa operasi varises. Nah, sebelum menjalankan operasi varises, kita bisa mencoba kaos kaki khusus yang berfungsi untuk mengontrol gejala. Namun, perlu diperhatikan juga bahwa penggunaan kaos kaki ini tidak berfungsi untuk menyembuhkan varises. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan terapi lainnya seperti injeksi alias foam sclerotherapy, ra, radio-frequency ablation (RFA) atau endovenous laser ablation (EVLA).

Sementara itu, untuk melakukan operasi varises, maka kita akan mendapatkan bius total. Operasinya sendiri akan berlangsung sekitar 20 menit hingga 3 jam. Dokter kemudian akan memutus pembuluh darah yang tipis dari pembuluh darah yang besar yang ada di kaki kita melalui adanya irisan di selangkangan paha ataupun di belakang lutut kita. Selain itu, mungkin juga dokter akan membuat banyak irisan pada sepanjang area varises untuk mengangkatnya. Varises yang utama biasanya akan dicabut dengan menggunakan instrumen khusus.

Setelah kita menjalankan operasi varises vena, maka kita mungkin akan diperbolehkan untuk kembali ke rumah langsung atau mungkin diminta untuk menginap sehari di rumah sakit. Sementara itu, dalam beberapa hari, kita sudah bisa diperbolehkan untuk kembali bekerja, namun tergantung dari jenis pekerjaan yang akan kita lakukan. Apabila luka bekas operasi kista sudah sembuh, maka kita bisa kembali beraktivitas seperti biasa sehingga kita akan merasa nyaman. Usahakan untuk melakukan olahraga secara rutin agar kita bisa membantu tubuh kita mempercepat proses pemulihan, namun pastikan sebelumnya sudah berkonsultasi dengan dokter dan petugas medis yang berkaitan.

Sementara itu, pasien yang ingin mendapatkan tindakan operasi varises mungkin juga akan bertanya-tanya apakah ada resiko komplikasi yang bisa terjadi. Pada dasarnya, operasi varises tergolong sebagai prosedur yang aman. Akan tetapi, ada beberapa resiko komplikasi yang bersifat ringan dan mungkin terjadi. Untuk lebih lengkapnya, kita disarankan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter bedah yang akan menangani kita. Komplikasi dari tindakan medis pada umumnya termasuk reaksi dari anestesi yang tidak terduga, penggumpalan darah, maupun pendarahan. Selain itu, terdapat juga komplikasi lain yang bersifat lebih spesifik seperti:

– kemunculan gumpalan di bawah luka

– adanya rasa kebas atau rasa menggelitik

– kerusakan saraf

– kambuhnya varises vena 

– kemunculan thread veins

– kaki membengkak

– cedera pada bagian pembuluh nadi, pembuluh darah atau saraf kaki

Agar bisa mengurangi resiko komplikasi, kita tentu harus berhati-hati dan selalu mengikuti anjuran dari dokter terkait persiapan untuk menerima endoskopi, misalnya seperti berpuasa ataupun menghentikan beberapa jenis pengobatan tertentu. Sementara itu, pasien juga bisa menerima pengobatan laser permukaan dimana sinar laser bisa langsung dikirimkan ke pembuluh vena sehingga bisa mengecilkannya. Selain itu, sinar laser juga akan membantu untuk menghilangkan varises saat digunakan pada permukaan kulit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *