Menu Close

Usai Kerumunan di Tanah Abang, Petugas Jadwalkan Vaksinasi

Usai Viral Kerumunan, Pasar Tanah Abang Dibuka Lagi, Pembatasan 50 Persen |  Suara.com | LINE TODAY

Kerumunan di tanah abang lagi-lagi terjadi akibat warga mengantri untuk di vaksinasi tahap kedia dengan menargetkan petugas pelayanan public. Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan bahwa pemerintah masih melalui tahap evaluasi kerumunan warga yang yerjadi di Tanah ABang, Jakarta Pusat. Hal ini tentunya tidak bisa dibiarkan begitu saja karena bisa menambah jumlah kasus positive Covid-19 di Indonesia.

Satgas juga menyatakan bahwa mereka perlu mengevaluasi jadwal yang sistematis dan tepat sehingga mereka mampu meminimalisir kerumunan yang ada di sana. Langkah yang dipikirkan oleh satgas cukup baik mengingat mereka akan melakukan vaksinasi untuk mencegah Covid-19 namun disamping sisi mereka juga tidak boleh membuiat kerumunan.

“Terkait dengan teknis yang ada di lapangan seperti ini masih menjadi bahan evaluasi satgas dan juga kementrian kesehatan, termasuk pula jadwal yang baik,”ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 yaitu Wiku Adisasmito seperti yang dikutip dari berita terbaru.

Namun Juru Bicara Satgas Covid-19 tidak hanya mengevaluasi dari pemerintah saja melainkan, ia berkata juga bahwa warga yang menjadi sasaran vaksinasi diharapkan untuk tertib dan patuh terhadap jadwa yang sudah ditetapkan dan juga harus mengikuti protocol Covid-19 dengan sistem 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Langkah yang diambil oleh satgas Cobid-19 memang cukup bijak, mengingat mereka juga tidak meu menambah angka positif semakin bertambah diakibatkan karena kerumunan yang terjadi dimana-mana. Ia juga mengatakan bahwa warga juga harus berkompromi untuk menaati peraturan yang sudah ditetapkan, agar angka positif Covid-19 tidak bertambah.

“Hal ini juga harus diikuti kerja sama pada pendagtar yang harus mengikuti peraturan, termasuk protokol kesehatan harus diutamakan,”ujarnya

Ketika terjadi kerumunan beberapa waktu yang lalu, pihak kepolisian juga ikut turun tangan untuk menghentikan aktivitas vaksinasi Covid-19 karena kerumunan yang semakin padat salam antrean. Tidak hanya itu bahkan wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sangat mewanti-wanti satgas Covid-19 yang ditugaskan di Tanah Abang untuk dapat lebih tertib lagi ke depannya. Apa yang diwanti-wanti oleh wakil Gubernur DKI Jakarta memang cukup bijak dan tanggap, mengingat kasus positif kian hari kian bertambang dengan sangat cepat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta juga mengatakan bahwa panitia harus lebih dapat mengatur waktu untuk para penerima vaksinasi. Ia juga mengatakan bahwa hal itu akan efektif untuk meminimalisir kerumunan yang akan terjadi di tanah abang.

 Jika dilihat beberapa waktu lalu di vaksinasi yang dilakukan di tanah abang tidak tertata dengan baik, antrean yang berlebihan sehingga membuat kerumunan. Maka dari itu Riza mengawal ketat kegiatan vaksinasi yang dilakukan di tanah abang untuk kedua kallinya. Jumlah kasus Positif yang semakin melonjak juga membuat para pemerintah di daerah lain juga harus lebih ekstra untuk mengawal ketat kegiatan vaksinasi agar tidak terjadi kerumunan.

Rizak yang merupakan seorang Politikus Partai Gerindra sekaligus wakil Gubernur DKI Jakarta juga menilai bahwa kerumunan itu disebabkan karena antusias warga yang akan divaksinasi. Maka dari itu, ia meminta dengan sangat untuk tetap menjaga protokol Covid-19 dengan sabar dan tertib dalam antrean.

Mudah-mudahan kerumunan yang terjadi di Tanah Abang dalam rangka vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh satgas tidak terulang kembali, agar jumlah kasus terpapar virus Covid-19 di Indonesia tidak terus bertambah seiring waktu, apa lagi Tanah Abang merupakan tempat perbelanjaan yang besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *