Menu Close

Tata Cara Mandi Junub Yang Harus Anda Ketahui

5 Masalah Kesehatan yang Akan Timbul Saat Kamu Jarang Mandi

Setiap umat Islam akan melakukan sholat wajib 5 waktu, maupun sholat sunnat seperti , sholat qobliyah dan ba’diyah, sholat Tahajud, sholat Duha, dan lain sebagainya. Tentunya orang tersebut diwajibkan dalam keadaan suci. Suci disini maksudnya adalah terbebas dari hadats kecil maupun besar. Untuk hadats kecil bisa disucikan dengan cara berwudhu, sedangkan hadats besar diwajibkan untuk melakukan mandi junub atau mandi wajib. Pada saat melakukan mandi junub tentunya ada doa dan tata cara yang harus dilakukan supaya mandi junubnya sempurna.  

Adapun beberapa hal yang membuat orang tersebut harus melakukan mandi junub adalah sebagai berikut :

  1. Jika keluarnya manis pada kaum pria, baik itu disengaja maupun tidak disengaja seperti mimpi melakukan hubungan sex.
  2. Bertemunya 2 kelamin antara wanita dan pria walaupun tidak keluar air mani.Hal ini sebagaimana yang dinyatakan oleh Nabi Shallallahu ‘alahi wa sallam dalam haditsnya sebagai berikut :

Dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alahi wa sallam, bahwa beliau bersabda : “Apabila seorang pria telah menindih diantara empat bagian tubuh perempuan (yakni berhubungan seks) kemudian dia bersungguh-sungguh padanya (yakni memasukkan kemaluannya pada kemaluan perempuan tersebut), maka sungguh dia telah wajib mandi karenanya”. (HR. Bukhari dalam Shahihnya).

  1. Saat berhentinya darah haid dan nifas bagi kaum wanita. Dimana haid ini yang dikenal dengan menstruasi atau datang bulan merupakan keluarnya cairan merah mirip darah secara berkala pada kemaluan wanita. Hal ini dipengaruhi oleh hormon reproduksi baik LH-Prgesteron atau FSH-Estrogen. Pada saat haid, wanita tersebut dilarang untuk melakukan sholat, berpuasa, dan berhubungan sex. Sedangkan nifas adalah keluarnya darah dari rahim seorang wanita pasca melahirkan. Biasanya darah nifas ini keluar selama kurang lebih 40 hari setelah melahirkan. Sama dengan haid, pada saat nifas wanita tersebut tidak boleh melakukan sholat, puasa, dan berhubungan sex.
  2. Saat orang kafir masuk Islam (muallaf).

Karena kematian.

Lalu bagaimana tata cara mandi junub itu? Untuk lebih jelasnya berikut ini ulasannya.

* Pertama diawali dengan niat untuk menghilangkan hadats besar. Niat ini tempatnya di hati jadi ga usah diucapkan.

* Lalu membersihkan kedua telapak tangan sebanyak 3x, lalu bercebok dengan membersihkan kemaluan dan kotoran yang ada di sekitarnya sampai bersih dengan menggunakan tangan kiri.

* Kemudian cuci tangan setelah membersihkan kemaluan hingga bersih (bisa menggunakan sabun). Atu bisa dengan cara digosok-gosok ke lantai atau tembok.  

* Melakukan niat wudhu, dan lakukan tata cara wudhu biasa seperti untuk melakukan sholat secara sempurna.

* Setelah itu guyur atau siram kepala dengan air sebanyak 3 kali sampai ke pangkal rambut. B

* Lalu mencuci serta membersihkan kepala bagian kanan yang dilanjutkan dengan kepala bagian kiri.

* Menyela-nyela (menyilang-nyilang) rambut dengan menggunakan jari. Hal ini dilakukan supaya kepala terkena air merata, bahkan sampai ke kulit kepala. 

* Kemudian mengguyur air pada seluruh badan dimulai dari sebelah kanan yang dilanjutkan dengan sebelah kiri.

* Lalu bersihkan area badan yang sulit dijangkau. Mudahkan?

Mungkin itu saja artikel kali ini tentang tata cara mandi junub atau jinabat yang disyariatkan, semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menambah keilmuan tentang agama, terutama masalah mandi junub.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *